Home » TIPS DESAIN » Time Schedule » Membuat Time Schedule Kurva S Dengan Microsoft Exel

Membuat Time Schedule Kurva S Dengan Microsoft Exel

Sunday, June 10th 2012. | Time Schedule

Menanggapi permintaan dari para pengunjung akan informasi mengenai membuat time schedule Kurva S dengan Microsoft Exel, maka pada kesempatan kali ini kami akan mencoba kembali untuk mengupas tuntas satu persatu agar lebih mudah untuk dipelajari dan dimengerti.

Data awal yang dibutuhkan untuk membuat time schedule Kurva S ini adalah item – item pekerjaan yang akan dilaksanakan dalam proyek tersebut. Data – data tersebut bisa kita dapatkan dari Rencana Anggaran Biaya, karena didalam Dokumen Rencana Anggaran Biaya biasanya sudah terdapat secara lengkap item apa saja yang bakalan dikerjakan pada proyek tersebut. Jika Anda belum begitu mengenali dokumen Rencana Anggaran Biaya, berikut ini adalah link dari contoh Rencana Anggaran Biaya.

Setelah dokumen atau pun data – data item pekerjaan tersebut sudah didapatkan, bukalah microsoft Office Exel pada komputer Anda. Pada kesempatan kali ini kami akan mencoba membuat Time Schedule Kurva S dengan microsoft Office Exel 2007. Bagi para penggunjung lain yang menggunakan microsoft office exel versi lain bisa menyesuaikan, karena pada prinsipnya tidak begitu beda jauh.

Baiklah, setelah Program Microsoft Exel siap digunakan, buatlah judul dan nama proyek pada bagian lembar Time Schedule tersebut. Setelah itu buatlah tabel utama sebelum memulai meng input data. Berikut ini adalah contoh tabel Time Schedule Kurva S

 Master Schedule Kurva S Membuat Time Schedule Kurva S Dengan Microsoft Exel

Gambar diatas adalah contoh bagan dari master schedule suat proyek. Baiklah kami akan membahas satu persatu dari bagan tersebut.

  1. Pada bagian paling atas terdapat judul dan nama proyek.
  2. Berikutnya adalah membuat kolom – kolom utama yang isinya diantaranya adalah, No, Uraian ataupun Item Pekerjaan, Volume, Dll. Pada tulisan “WAKTU PELAKSANAAN” Anda bisa menggantinya dengan Bulan dan Tahun Rencana Pelaksanaan. Dan pada angka-angka 1 s/d 6 Anda bisa menggantinya dengan tanggal/minggu.
  3. Disini kami akan mencontohkan satu item pekerjaan yaitu pekerjaan “persiapan”. Dengan Volume 1 ls, harga satuan “A” dan Jumlah Harga “B”.
  4. C” adalah hasil penjumlahan dari jumlah harga pada tiap – tiap item pekerjaan.
  5. D” adalah bobot pekerjaan pada item pekerjaan persiapan, rumus untuk mendapatkan bobot item pekerjaan ini adalah jumlah harga dibagi dengan jumlah harga total atau “B” dibagi “C”.
  6. E” adalah jumlah dari bobot – bobot pada tiap – tiap item pekerjaan. Untuk item “E” ini jumlahnya harus 100%.
  7. “F” adalah penguraian dari item “D”. Misalnya pada item pekerjaan persiapan terdapat bobot 6,00% dan akan kita kerjakan dalam waktu 4 hari. Maka Anda harus membagi 6,00% tersebut menjadi 4 hari. Misalnya pada hari pertama 1,00%, hari Ke.II 1,50%, hari ke.III 2,00%, dan hari ke.IV 1,50%. Jika dijumlahkan dari hari I s/d Hari Ke. IV maka jumlahnya akan tetap 6,00%. Anda tidak dianjurkan untuk membagi 6,00% dibagi 4 hari = 1,50% perhari. Karena jika rumus tersebut diterapkan maka akan sangat sulit untuk diterapkan pada waktu pelaksanaan pekerjaan sesungguhnya. Anda dapat membagi bobot item pekerjaan tersebut sesuai dengan perkiraan dan perhitungan Anda sendiri. Disinilah sebenarnya pekerjaan utamanya dalam membuat time schedule. Untuk membagi bobot item pekerjaan, nantikan Posting pada link “Analisa Tenaga Kerja” pada kesempatan Lain.
  8. “G” adalah penjumlahan dari penguraian bobot item pekerjaan. Dengan Item “G” ini Anda bisa memprediksikan biaya yang akan dikeluarkan pada hari/minggu tersebut dengan cara “G x C”. Atau kata lain jumlah bobot dikalikan dengan total harga.
  9. “H” adalah jumlah akumulatif bobot-bobot perhari ataupun perminggunya. Begitu juga dengan item “J”. Untuk item “J” Anda bisa memasukan rumus “H + I”.
  10. Untuk item “K s/d R” adalah sama dengan item “G s/d J”. Untuk mengetahui pembagian bobot – bobot Anda benar apa salah Anda bisa mengecek pada item “R” item “R” ini jumlahnya harus 100%. Jika kurang atau lebih Anda harus mengecek ulang pada pembagian bobot item pekerjaan diatas.

Untuk tahap awal, saya kira cukup sampai dengan ini dulu. Bagi Anda yang masih kurang jelas, silahkan tinggalkan komentar pada form komentar dibawah ini. Kami senantiasa akan selalu bersedia untuk sharing dengan segala pengetahuan yang kami miliki. Tks….

Incoming search terms:

  • cara membuat time schedule kurva s
  • menyusun time schedule
  • cara membuat master schedule proyek
  • cara membuaat time chedule kurva S
  • cara mudah membuat kurva S
  • membuat skedul permintaan
  • cara membuat master skedul
  • contoh kurva s proyek rumah
  • rumus pembagian bobot pada schedule
  • contoh rab dan kurva s



coded by nessus
tags: ,

Related For Membuat Time Schedule Kurva S Dengan Microsoft Exel

Comment For Membuat Time Schedule Kurva S Dengan Microsoft Exel

Mas Kardi

Prasetyo Andi Wahyudi

Temukan Kami Di Facebook

Categories

counter